tagline toko besi baja
X

or Forgot password?

ARTICLE

Rabu, 16 Apr 2014

5 bangunan menawan berstruktur besi di Amerika (I)

Uniknya sebuah bangunan sangat bergantung pada bentuk arsitektur bangunan tersebut. Keindahan arsitektur sebuah bangunan juga bergantung pada keberhasilannya mengkombinasikan sejarah dan masa depan untuk menciptakan kualitas yang tak lekang oleh waktu. El Dorado Ark bukanlah sebuah kota terasing yang berada di selatan Negara Amerika, namun kota tersebut merupakan rumah bagi sebuah perusahaan minyak terbesar dunia yang di bangun bersamaan dengan di temukannya ladang minyak di akhir abad ke 20. Namun seiring dengan semakin tiadanya stok  minyak di sana , populasi kota tersebut pun menurun dari 40.000 warga menjadi hanya 19.000 warga di tahun-tahun terakhir ini.

Untuk mengembalikan keadaan menjadi seperti sedia kala,Murphy Oil mempersembahkan sebuah program bertajuk “El Dorado Promise” yang menjamin lulusan sekolah menengah atas di sana menerima biaya kuliah gratis. Keluarga-keluarga yang berada di luar kota pun tertarik dan terjadilah ledakan jumlah penduduk. Sebagai bagian dari program tersebt Murphy Oil juga membangun El Dorado Conference Centre (EDCC) yang merupakan bangunan yang bisa di pakai sebagai ruang pertemuan dan ruang layanan mahasiswa.     

Namun tanpa fleksibitas besi baja keunikan bangunan EDCC menjadi sirna. EDCC mengkombinasikan waktu, tempat dan legenda menjadi satu, menutup perbedaan antara celah yang tercipta antara daerah pinggiran dan sebuah universitas sekaligus menjadi ‘landmark’ kemajuan bagi negara bagian Arkansas.  

EDCC berlokasi diantara pusat kota, Universitas South Arkansas dan bagian kotanya yang memiliki sejarah masa lalu yang bernilai tinggi. Taman kota dan Universitas tersebut juga memiliki jalur utama ke pusat kota lengkap dengan jejeran café nya, toko buku, dan ruang pertemuan publik. Kesemuanya juga merupakan galeri bagi karya seni siswa-siswa Universitas. Simpangan lajurnya juga berfungsi sebagai ruang keluarga bagi komunitas setempat.  

Komponen utama dari aula publik menciptakan nuansa katedral yang di lingkupi oleh atap kayu yang mengingatkan pada siapa saja yang ada di sana akan keberadaan rimbunnya hutan yang dulunya pernah ada di negara bagian ini. Design arsitektur yang menghidupi kawasan ini merupakan ciri khas utama dari Fay Jones, seorang pemukim asli yang juga merupakan arsitek terkenal setempat. Batang-batang serta lembaran besi baja tersusun rapi membentuk elemen-elemen gothic. Kayu-kayu pun tersusun sebagai penguat sekaligus pencipta nuansa elegan namun sederhana.

Sebuah monumen jembatan besi baja yang  melintang di aula utama turut memperkokoh kehadiran kanopi otomatis di terasnya. Dari luar, bagian bangunan yang merupakan area olah raga kampus juga turut menonjolkan keindahan besi baja yang ada. Kolom-kolom yang terdapat pada kedua area tersebut sekilas nampak seperti kolom-kolom batu yang mengingatkan siapa saja pada pilar-pilar yang terdapat pada bangunan pemerintahan lama. Namun sesungguhnya kolom-kolom tersebut merupakan penopang bagi pengontrol sinar matahari. Dan dimanapun terdapat kayu di sana,  terdapat juga besi-besi baja yang menopangnya.